Selasa, 05 Oktober 2010

Eksekutif Nokia

Harga Nokia X5 - Pergantian jajaran eksekutif di tubuh raksasa ponsel asal Finlandia Nokia, nampaknya masih akan terus berlangsung.

Nokia X5 - Setelah beberapa bulan lalu santer beredar rumor mengenai pergantian pucuk pimpinan, akhirnya pekan lalu Nokia mengangkat Chief Executive Officer barunya, Stephen Elop untuk menggantikan Olli-Peka Kallasvuo.

Awal pekan ini Executive Vice President dan General Manager of Multimedia Nokia, Anssi Vanjoki, juga mengakhiri 19 tahun perjalanan karir di Nokia, bertepatan dengan ajang Nokia World 2010 yang digelar di London Inggris.

Namun tak berhenti sampai di situ, hari ini, situs Computerworld juga mengkonfirmasikan bahwa Chairman Nokia Jorma Ollila, juga akan mundur pada 2012, setelah menjadi Chairman sejak 1999.

Ollila terlebih dahulu akan membantu upaya Nokia untuk melakukan penyegaran di sektor ponsel pintar sekaligus membuka jalan bagi Stephen Elop menjadi CEO yang dipilihnya.

Di ajang Nokia World 2010 sendiri, Nokia juga mengumumkan tiga ponsel unggulannya menyusul Nokia N8, yakni Nokia E7, C7, dan C6.

"Hari ini, perlawanan kami terhadap kepemimpinan smartphone telah siap pada kecepatan tinggi," ujar Niklas Savander, Executive Vice President of Markets, Nokia, seperti dikutip dari Computerworld.

Namun, perginya beberapa tokoh papan atas tadi, dianggap bekas Head of Symbian User Experience Juhani Risku, belum cukup bisa mengatrol posisi Nokia.

Juhani Risku adalah bekas tokoh eksekutif Nokia yang suaranya masih didengar. Ia sempat menghabiskan sembilan tahun di Nokia. Ia juga telah mempublikasikan sebuah buku berbahasa Finlandia yang isinya adalah saran-saran bagaimana menyelamatkan Nokia.

Seperti dilansir situs Techcrunch, Risku menganjurkan lengsernya belasan tokoh eksekutif Nokia lainnya. Mulai dari tokoh senior di bidang desain, di bidang multimedia, di bidang pengembangan Symbian, Ovi, seorang Vice President senior di bidang media, brand, dan beberapa orang di tim Forum Nokia.

Risku bahkan secara terang-terangan menganjurkan agar Nokia memecat Marko Ahtisaari, Senior Vice President dan bos Nokia Design, yang dianggapnya tidak memiliki latar belakang pendidikan, kompetensi, maupun pengalaman desain.

Selain itu, Risku juga menyarankan penambahan kecepatan clock ponsel dan ide-ide baru untuk inovasi, konsep, purwa rupa maupun desain ponsel Nokia.

Ia juga meminta agar semua manajemen lapisan atas untuk bekerja sejak pukul 8 pagi hingga pukul 8 malam dan juga di akhir pekan. "Nokia kini berada di awal drama dunia mobile. CEO Nokia baru Elop membutuhkan semua dukungan yang bisa ia dapatkan," kata Risku.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar